Profil Desa
Mengenal Tentang Desa Sungai Pinang...
Desa Sungai Pinang merupakan salah satu Desa di kecamatan Tambang Ulang. Desa Sungai Pinang termasuk wilayah Kecamatan Tambang Ulang dikarenakan pemekaran dari Kecamatan Bati-Bati menurut PP RI No. 28 th 1995. Pada awalnya Desa Sungai Pinang merupakan RT. 05 dari Desa Tambang Ulang, yang kemudian terjadi pemekaran Desa Tambang Ulang sekitar tahun 1987.
Jika ditarik ke belakang, sejarah Desa Sungai Pinang berawal Pemberontakan DI/TII (Darul Islam / Tentara Islam Indonesia) yang terjadi di Kalimantan Selatan berawal pada tahun 1948 ketika Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) divisi IV merasa kecewa karena didemobilisasi atau mendapatkan posisi yang tidak sesuai dengan keinginan mereka, sehingga suasana mulai resah dan keamanaan di Kalimantan Selatan mulai terganggu dan pemberontakan pun pecah. Diantara para pembelot mantan anggota ALRI divisi IV adalah Letnan Dua Ibnu Hajar. Dikenal sebagai figur berwatak keras, dengan cepat ia berhasil mengumpulkan pengikut. Ibnu Hajar bahkan menamai pasukan barunya sebagai Kesatuan Rakyat Indonesia yang Tertindas (KRIyT). Akhir tahun 1954, Ibnu Hajar memilih untuk bergabung dengan pemerintahan DI/TII Kartosuwiryo. Konflik dengan tentara Republik terus berlangsung bertahun-tahun. Baru pada tahun 1963, Ibnu Hajar menyerah. Ia berharap mendapat pengampunan. Namun pengadilan militer menjatuhinya hukuman mati.
Setelah menyerahnya Ibnu Hajar, kemudian disediakan oleh pemerintah penampungan bagi para pengikut atau pasukannya yang telah menyerahkan diri yang berjumlah sekitar 500 KK dan ditempatkan di Desa Sungai Pinang. Pada tahun tersebut Sungai Pinang dibagi menjadi 7 Blok dari Blok A sampai dengan Blok H, yang sekarang menjadi keseluruhan wilayah Desa Sungai Pinang. Penampungan tersebut hanya berlangsung sekitar 3 tahun, pada tahun 1965 banyak warga penampungan yang memilih pulang ke kampung halamannya masing-masing.
Terdapat 2 (dua) versi cerita dari penamaan Desa Sungai Pinang sendiri. Versi pertama karena pada zaman dulu warga banyak yang suka mengikuti tari Japin kemudian sang penari di “PINANG” oleh si penyawer. Untuk versi kedua Pemberian nama Sungai Pinang tersebut karena dahulu banyak terdapat pohon pinang di sekitaran bantaran sungai yang berada di RT 2 saat ini, sehingga tercetus lah nama Sungai Pinang sebagai nama Desa.
Daftar Kepemimpinan Desa Sungai Pinang :
- 1987-1993 : TABERANI
- 1993-1999 : A SYAHRUNI
- 1999-2000 : PALHANI (Pjs)
- 2001-2006 : JUMBRIANSYAH
- 2006-2011 : MAHYUDIN
- 2011-2017 : SUPIANI
- 2017-2017 : ARIFIN, S.Pd.Sd (Pjs)
- 2018-2023 : M. PADLI
- 2024-sekarang : A. GURNADI
